Allah menginginkan kita berdoa, berpuasa dan memuji-memuliakan nama-Nya sebagai wujud penyembahan kita umat-Nya kepada Tuhan Allah, YHWH, sebagai Pencipta, Pelindung, Penopang dan Penentu segala-sesuatu, sepanjang-masa.
Gerakan untuk berdoa dan berpuasa, memuji dan memuliakan nama Tuhan Allah Bapa, Allah Anak dan Allah Roh Kudus timbul dalam hati para pejuang Papua Merdeka mulai tahun 2019. Bisikan itu muncul dan mulai digallakkan.
Bibit dari gerakan ini muncul tahun 2010, ketika Panglima Tertinggi Komando Revolusi West Papua, Chief General Mathias Wenda mengeluarkan Keputusan Panglima tentang Komando Operasi Khusus, melibatkan makhluk selain manusia dalam perjuangan Papua Merdeka.
Komando Operasi Khusus bertujuan untuk
- Melibatkan makhluk selain manusia di Tanah Papua untuk terlibat dalam perjuangan Papua Merdeka, termasuk melibatkan Allah Bapa, Allah Anak dan Allah Roh Kudus,
- Memberikan jabatan dan pangkat kepada para makhluk atas keterlibatan mereka.
Dengan demikian, keterlibatan mereka diakui dan dirangkul secara resmi dalam komando revolusi West Papua.
Tahun 2020 telah membuktikan dan memaksa makhluk manusia di seluruh dunia untuk masuk dan tinggal di dalam rumah, menghabiskan waktu terbanyak di dalam rumah, dan bergumul dengan Allah. Karena manusia telah tidak sanggup mengalokasikan waktu yang cukup untuk berdoa dan berkomunikasi dengan Allah, maka Allah telah turun tangan langsung memaksa kita berurusan dengan Allah, secara pribadi, dari rumah-rumah kita masing-masing.
Pada tahun 2020, banyak kekasih kita meninggal dunia, banyak pemimpin bangsa Papua meninggal dunia. Kita dapat mengembangkan teori, spekulasi dan pikiran kita tentang mengapa mereka telah meninggal dunia Akan tetapi ada satu hal yang pasti dan benar, yaitu bahwa
Ada waktu untuk lahir, ada waktu untuk meninggal, ada waktu untuk menanam, ada waktu untuk mencabut yang ditanam
Pengkhotbah 3:2 TB TB: Alkitab Terjemahan Baru
- Firman Allah dengan jelas mengatakan segala-sesuatu ada waktu-Nya, terjadi menurut waktunya, terjadi menurut izin-Nya.
DI tahun 2021 kematian orang besar dan sanak-keluarga kita terus terjadi. Kita yang tersisa hari ini sadar sepenuhnya bahwa kita masih dalam kondisi hidup bukan karena boleh dan hebat kita, tetapi hanya karena anugerah Allah. Kita diberikan waktu untuk maksud kepentingan Dia sendiri.
Kepentingan dan maksud yang mulia bagi Allah ialah penyembahan manusia kepada Allah. Penyembahan kepada Allah dilakukan pertama-tama dengan merendahkan diri dan berpuasa, berpuasa dan berdoa, berpuasa, berdoa dan memuji nama Tuhan. Tiga hal ini, yaitu berpuasa, berdoa dan memuji Tuhan adalah penyembahan kepada Allah.
Di surga ada pujian dan penyembahan sebagai kegiatan tunggal, berlangsung dari waktu ke waktu, dari saat ke satu, dari selama-lamanya sampai selama-lamanya.
Saat inilah waktunya untuk kita semua sadar! Inilah saatnya kita berhenti dari kesibukan duniawi Inilah saatnya untuk kita menyerah kepada Allah. Inilah saatnya untuk kita menghabiskan beberapa jam bersama Allah setiap hari. Inilah saatnya kita memulai berpuasa, berdoa dan memuji Tuhan. Tuhan telah menciptakan kondisi yang tepat untuk itu. Allah telah memaksa kita untuk kita bertindak sekarang! Bukan besok, bukan nanti! bukan kapan-kapan!